Bupati Michael Thungari Tegaskan Dua Agenda Besar: Digitalisasi Pemerintahan dan Penertiban Aset Daerah

Sangihe20 Dilihat

Ekuatornews.com — Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari SE.,MM menegaskan percepatan transformasi digital pemerintahan dan penertiban aset daerah sebagai dua agenda prioritas yang harus segera dituntaskan seluruh perangkat daerah. Penegasan itu disampaikan saat memimpin Apel Kerja Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) bulan Agustus di Lapangan Gelora Santiago, Senin (3/8/2026).

 

Apel yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tendris Bulahari, Penjabat Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta ASN di lingkungan Pemkab Sangihe. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan Pensiun, SK Kenaikan Pangkat, serta penghargaan inovasi kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Dinas Koperasi dan UMKM.

 

Dalam arahannya, Bupati mengapresiasi dedikasi seluruh ASN beserta dukungan keluarga yang selama ini menjadi bagian penting dalam keberhasilan pelaksanaan tugas pemerintahan.

 

Memasuki semester kedua Tahun Anggaran 2026, Michael mengingatkan seluruh aparatur agar tidak hanya berorientasi pada penyelesaian rutinitas, tetapi mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat melalui pelayanan yang semakin efektif dan inovatif.

 

Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus adalah keberhasilan Dinas Dukcapil Sangihe meraih penghargaan kategori digital pada Lomba Inovasi Pelayanan Publik Urusan Administrasi Kependudukan tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Menurut Bupati, prestasi tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh OPD untuk terus melahirkan inovasi pelayanan.

 

Di bidang tata kelola pemerintahan, Pemkab Sangihe kini mempercepat integrasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dengan Kas Daerah Online Bank SulutGo. Integrasi tersebut diyakini akan memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta pengelolaan keuangan daerah secara real time.

 

Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika tengah menyusun Master Plan Teknologi Informasi yang akan menjadi pedoman pengembangan sistem digital pemerintah daerah. Seluruh OPD diminta segera melakukan inventarisasi aplikasi dan basis data yang dimiliki agar dapat diintegrasikan dalam satu ekosistem digital.

 

“Kita sedang bermigrasi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik menuju Sistem Digitalisasi Pemerintahan. Ini bukan sekadar perubahan istilah, tetapi perubahan cara kerja. Seluruh perangkat daerah harus terhubung dalam satu sistem data yang terpadu,” tegas Michael.

 

Selain digitalisasi, Bupati juga menyoroti persoalan pengelolaan aset daerah. Ia mengungkapkan masih terdapat pejabat yang telah dimutasi atau mendapat promosi jabatan, namun belum mengembalikan kendaraan maupun barang inventaris milik pemerintah.

 

Michael memberikan tenggat waktu satu minggu kepada seluruh kepala OPD untuk mendata serta melaporkan nama-nama pejabat yang belum mengembalikan aset daerah.

 

“Fasilitas dinas adalah aset pemerintah, bukan milik pribadi. Saya minta segera dikembalikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Bupati turut meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tetap meningkatkan kesiapsiagaan pascabencana banjir dan longsor dengan memperkuat koordinasi bersama TNI, Polri, OPD teknis, serta masyarakat.

 

Ia juga menginstruksikan percepatan pengisian kekosongan jabatan Kapitalaung melalui penunjukan Penjabat Sementara dari unsur PNS, dengan tetap menghindari penugasan terhadap tenaga guru maupun tenaga kesehatan agar pelayanan pendidikan dan kesehatan tidak terganggu.

 

Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Michael memberikan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Tidore yang dinilai berhasil menjaga kebersihan lingkungan melalui semangat gotong royong.

 

Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh ASN memperkuat integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, serta terus berinovasi demi mewujudkan pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sangihe yang semakin profesional, modern.

 

(*Udy)