Sangihe,, Ekuatornews.com – Meyer Jeferson Maniku berhasil meraih kemenangan dalam pemilihan Kapitalaung Kampung Pokol, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan perolehan 315 suara dari total 456 suara yang masuk.

Dalam pemilihan tersebut, Meyer Jeferson Maniku yang berada pada nomor urut 1 unggul atas calon nomor urut 2, Gabriela Ekaristi Mangidor, yang memperoleh 140 suara. Sementara itu, terdapat satu surat suara rusak.
Berdasarkan data pemilihan, Kampung Pokol memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 609 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 456 suara tercatat digunakan dalam proses pemilihan yang berlangsung pada Rabu (21/10/2026).

Ketua Panitia pemilihan (Panpil), Yafet Hermisa, menyampaikan bahwa tahapan pemilihan dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama panitia serta dukungan pemerintah kampung, Penjabat Kapitalaung, dan Majelis Tua-Tua Kampung (MTK).
Ia berharap calon yang terpilih nantinya dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik serta merealisasikan visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat.
Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan pemilihan Kapitalaung di Kampung Pokol.

Di tempat yang sama, Penjabat Kapitalaung Kampung Pokol, Mety Araginggang, S.IP., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pelaksanaan pemilihan dapat berlangsung dengan baik.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menerima dan menghormati hasil demokrasi yang telah dilaksanakan. Siapa pun yang terpilih, menurutnya, harus mendapat dukungan bersama untuk memimpin dan membawa Kampung Pokol ke arah yang lebih baik.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak sehingga pelaksanaan pemilihan Kapitalaung Kampung Pokol boleh berlangsung dengan baik,” ungkap Mety.

Lebih lanjut, ia mengimbau seluruh masyarakat, termasuk para pendukung masing-masing calon, agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta mempererat tali silaturahmi setelah proses pemilihan selesai.
Mety menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam demokrasi hendaknya tidak menjadi alasan untuk merenggangkan hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Kita tetap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, sambil terus memelihara tali silaturahmi satu dengan yang lain. Sebab, kita berada dalam satu kampung yang sama-sama kita cintai, yaitu Kampung Pokol,” imbaunya.

Dengan berakhirnya tahapan pemilihan, masyarakat diharapkan dapat kembali bersatu dan mendukung kepemimpinan Kapitalaung terpilih demi kelanjutan pembangunan serta kemajuan Kampung Pokol ke depan.
(*udy)
Advetorial
















