
Papua — Pada hari Rabu siang di Distrik Kalome Kabupaten Puncak Jaya, nampak banyak masyarakat dari berbagai wilayah pegunungan Papua berkumpul mengadakan pembukaan acara adat perdamaian diwilayah tersebut setelah penantian yang cukup lama yaitu 6 tahun. (Rabu, 2 Agustus 2023)
Satgas juga memberikan sembako bahan makanan pada acara yang disebut Bakar Batu tersebut berupa beras, mie, kopi dan gula serta sarana penggalangan seperti rokok anggur kupu dan permen.
Diketahui perang suku Distrik Kalome ini sudah terjadi sejak 2017 silam antara Kampung Kalome Atas dan Kalome Bawah. Setelah sekitar 6 tahun, barulah diadakan acara perdamaian antara pihak yang berselisih. Dalam hal ini satgas khususnya Pos Kalome turut memprakarsai perdamaian ini.
“Saya turut bergembira pada akhirnya acara adat tradisi Bakar Batu dalam rangka perdamaian di Distrik Kalome dapat terlaksana. Kami dari satgas memberikan sembako untuk digunakan oleh warga dalam acara ini, semoga dapat bermanfaat dan kami berharap tidak ada lagi perselisihan antar kampung lagi dimasa mendatang,” ujar Dansatgas Letkol Inf Madiyan Surya, S.Hub.Int., M.Han.
“Wah wah wah. Bapak Komandan, bapak Danpos, anak-anak TNI semua banyak terima kasih selalu bantu untuk acara damai. Pos Kalome ini beda dari pos yang dulu-dulu. Selalu bantu ada warga susah bantu, semua bantu, di gereja -gereja juga bantu, baik sekali. Wah wah wah wah,” ucap Bapak Persmin Wonda selaku Gembala Gereja Kalome.


















