Indonesia dan Australia Kerja Sama Tingkatkan Profesionalisme AU dalam Latma Elang Ausindo 2023

Berita Utama, Nasional1472 Dilihat

Danlanudsri Marsma TNI Muhammad Mujib (kiri) dan Atase Udara Australia Group Kenneth Bowes (kanan) bersama penerbang dari RAAF dan TNI AU.

Manado, EkuatorNews.com – Lanud Sam Ratulangi telah menggelar opening ceremony Latihan Bersama Elang Ausindo 2023, di Bandar Sam Ratulangi Manado, Senin (18/9/2023).

Acara di hadiri oleh Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Muhammad Mujib SE MM dan Atase Udara Australia Group Kenneth Bowes bersama para prajurit masing-masing negara.

Saat wawancara, Danlanud Muhammad Mujib menjelaskan latihan bersama ini diikuti oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dan Royal Australian Air Force (RAAF) serta akan digelar pada 18- 27 September 2023.

“Di mana TNI AU melibatkan 6 pesawat F-16 sedangkan dari pihak RAAF melibatkan 6 pesawat F35,” kata Danlanud Mujib.

Latihan yang digelar di wilayah Sulawesi Utara ini, kata Mujib, bertujuan meningkatkan profesionalisme para penerbang.

“Kita berbagi pengetahuan, pengalaman kemudian sama-sama melaksanakan kegiatan untuk meningkatkan bagaimana kita dalam mengamankan wilayah udara,” jelas Mujib.

Di samping itu, lanjut Mujib, kegiatan ini merupakan sarana untuk meningkatkan hubungan bilateral hubungan Australia dengan Indonesia.

“Kita tahu sendiri bahwa Australia dengan Indonesia adalah negara yang berdekatan sama-sama mempunyai tanggung jawab untuk mengamankan kawasan khususnya di wilayah Indonesia maupun Australia dengan potensi-potensi kemungkinan yang ada ke depan terkait dengan keamanan. Untuk itu kita perlu upaya bekerja sama di dalam menghadapi tantangan tersebut,” terang Mujib.

Sementara, Atase Udara Australia Group Kenneth Bowes mengatakan, latihan bersama Australia dan Indonesia ini telah berlangsung selama 30 tahun.

“Ini kali pertama Australia mengirimkan pesawat F35 ke Indonesia untuk latihan bersama,” ujar Kenneth Bowes.

Melalui latihan bersama ini, Kenneth berharap hubungan Australia-Indonesia semakin erat.

“Diharapkan latihan bersama ini semakin kompleks dan akan menjadi tanda baik ke depan untuk kerja sama antara TNI AU dan Royal Australian Air Force,” ungkapnya.

Kenneth juga menambahkan bahwa latihan ini dilaksanakan di wilayah Sulawesi Utara dengan berbagai pertimbangan.

“Salah satunya bagaimana potensi-potensi ke depan dalam kita mempertahankan wilayah kedaulatan. Ini sangat penting dan untuk wilayah Sulawesi Utara sangat strategis dan sangat potensial kita untuk bisa meningkatkan keamanan pertahanan, termasuk di situ penggelaran kekuatan terkait dengan alusista,” jelas Kenneth.

(Benny Manoppo)