
Talk Show Tabea Manado 3 Tahun Kepemimpinan AARS.
Manado, EkuatorNews.com – Wali Kota Andrei Angouw memaparkan tujuan dari pemberian Bantuan Sosial (Bansos) bagi masyarakat Kota Manado.
Hal ini dikatakannya dalam acara Talk Show Tabea Manado Spesial 3 Tahun Kepemimpinan AARS, yang dilaksanakan di Manado Bay, Rabu (29/5/2024).
Menurutnya Bansos perlu dilakukan dengan tujuan bukan agar terpilih tapi untuk membantu orang.
“Jika kita berikan Bansos kepada seluruh penduduk kota Manado yang berjumlah sekitar 460.000 jiwa dengan APBD mungkin diterima sekitar Rp150.000/bulan maka dana untuk program pemerintahan tidak ada,” ungkap Wali Kota.
Sehingga, menurutnya Bansos itu diberikan harus pas dan tepat sasaran.
“Oleh karena itu Bansos harus dipastikan tepat sasaran,” katanya.
Karena ada yang merasa susah dan ada yang pura-pura susah makanya Bansos diberikan kepada yang benar-benar susah,” jelasnya.
Sedangkan bantuan duka, menurutnya, diberikan dalam bentuk barang seperti perlengkapan duka.
“Agar tidak diselewengkan,” tukasnya.
Kesempatan yang sama Wakil Wali Kota,dr. Richard Sualang, menegaskan pembangunan dilakukan untuk kemajuan Kota Manado.
“Tidak ada pembangunan yang akan mencelakakan manusia meskipun ada pro kontra dalam penilaian dari masyarakat,” ucap Richard Sualang.
Terkait pengawasan, dalam pemerintahan sudah ada instrumen berwenang yang memiliki payung hukum.
“Kita tinggal memberikan penguatan agar tidak terjadi persoalan hukum,” tuturnya.
Tetapi, sambungnya, jika ada yang mengalami persoalan hukum itu terjadi karena lemahnya pengawasan.
“Saya dan pak wali kota tidak mau hal ini terjadi. Oleh karena itu pak Sekot juga harus menjaga kita agar tidak terjerat persoalan hukum,” ujarnya.
Richard juga menyikapi Bansos terkait penyaluran yang banyak disoroti.
“Penyaluran Bansos itu sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945,
Harus adil sesuai dengan sila kelima Pancasila,” imbuhnya.
(Benny Manoppo)








