
Tomohon,Ekuatornews.com – Pemerintah Kota Tomohon mengumumkan peningkatan status Gunung Lokon ke level tiga (siaga) akibat meningkatnya aktivitas magma di dalam gunung. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon, Hengky Supit, menyampaikan bahwa potensi terbesar dari aktivitas ini adalah terjadinya erupsi yang dapat mengeluarkan gas beracun. Oleh karena itu, pemerintah menegaskan bahwa pendakian di radius 1,5 kilometer dari kawah sangat dilarang demi keselamatan pendaki.
“Larangan ini juga mencakup pembatasan kegiatan di sekitar area gunung, termasuk jam operasional usaha, tempat wisata, rumah makan, dan aktivitas lain yang berada dalam radius tiga kilometer dari puncak. Terutama di Kelurahan Kinilow, yang masuk dalam zona risiko terdampak,” jelas Supit dalam konferensi pers yang digelar oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Tomohon.
Tim patroli akan segera diturunkan untuk memantau dan memastikan bahwa masyarakat mematuhi larangan dan pembatasan yang diterapkan. BPBD juga menyiapkan rencana evakuasi bagi sebagian penduduk Kelurahan Kinilow Satu yang berada di zona terdampak jika kondisi semakin memburuk.
Supit menegaskan agar masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang, mengingat kondisi Gunung Lokon yang masih berpotensi meningkat.




















