Bupati Thungari: Warga Sangihe Harus Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Sangihe332 Dilihat

 

 

Sangihe – Ekuatornews.com. – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah Sangihe dalam beberapa hari terakhir. Fenomena cuaca ini merupakan dampak dari badai tropis yang saat ini menerjang Filipina, membawa angin kencang dan hujan lebat hingga ke kawasan Indonesia Timur.

 

“Negara tetangga kita, Filipina, sedang dilanda badai. Kita terkena dampaknya, terutama bagian ekor badai yang membawa angin kencang dan hujan lebat. Karena itu, saya mengimbau seluruh masyarakat Sangihe untuk selalu berhati-hati dalam menghadapi cuaca saat ini,” ujar Thungari, Kamis (17/7/2025).

 

Imbauan tersebut secara khusus ditujukan kepada para nelayan dan warga yang beraktivitas di laut maupun di daerah-daerah rawan bencana seperti lereng perbukitan dan kawasan bantaran sungai. Bupati juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan serta mengajak masyarakat untuk senantiasa memohon perlindungan Tuhan dan tidak mengabaikan potensi bahaya.

 

Thungari menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mengambil langkah-langkah antisipatif sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi situasi cuaca ekstrem. Menurutnya, upaya pencegahan merupakan strategi utama dalam meminimalkan risiko bencana.

 

“Intinya, kami terus memberikan imbauan kepada masyarakat karena pencegahan jauh lebih efektif daripada penanganan setelah terjadi bencana. Kewaspadaan warga sangat penting,” tegasnya.

 

Hingga saat ini, belum terdapat laporan mengenai bencana besar di wilayah Kepulauan Sangihe. Namun, Thungari menyebut sempat terjadi banjir kecil di wilayah Manganitu pada malam sebelumnya. “Tadi malam di wilayah Manganitu sempat terjadi banjir kecil, namun masih bisa diatasi,” jelasnya.

 

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui dinas dan perangkat terkait terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan cuaca dan memastikan kesiapsiagaan jika terjadi kondisi darurat. Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan setiap potensi bahaya atau kejadian bencana di lingkungan masing-masing.

 

(*Udy)