Bupati Kepulauan Sangihe Bersama Warga Masyarakat Kampung Lenganeng Merayakan HUT ke-119 Tahun

Sangihe608 Dilihat

 

EkuatorNews.com Sangihe. – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari S.E.,M.M dan masyarakat Kampung Lenganeng, Kecamatan Tabukan Utara, merayakan momentum bersejarah memperingati Hari Ulang Tahun Kampung Lenganeng ke-119, Jumat (22/8/2025) di Lapangan Kampung Lenganeng, Lindongan I, sekaligus menandatangani prasasti pendopo bola kaki.

Acara dimulai pukul 16.00 Wita dengan dihadiri Camat Tabukan Utara beserta jajaran, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, Kapitalaung dan perangkat kampung, serta ratusan warga Lenganeng.

 

Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari S.E.,M.M menegaskan bahwa pendopo bola kaki tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik semata, melainkan sebagai pusat aktivitas masyarakat untuk bermusyawarah, melaksanakan kegiatan adat, budaya, dan sosial kemasyarakatan.

 

“Pendopo bola kaki ini diharapkan menjadi wadah mempererat persaudaraan sekaligus mendorong kreativitas warga dalam mengembangkan potensi kampung, baik di bidang pertanian, pariwisata, maupun kerajinan lokal,” ujar Bupati.

 

 

 

Kampung Lenganeng sendiri memiliki sejarah panjang sejak ratusan tahun lalu. Nama Lenganeng diyakini berasal dari kata Darenganeng yang berarti “tempat orang melintas”, karena dahulu wilayah ini dilalui masyarakat dari Kerajaan Rimpulaeng (Tabukan) menuju Kerajaan Malahasa (kini Tahuna).

 

Selain itu, Bupati juga menjelaskan bahwa kampung Lenganeng dikenal dengan branding “Negeri Seribu Pedang” karena mayoritas warganya merupakan pengrajin pandai besi yang memproduksi parang, pisau, dan berbagai perkakas, sementara kaum perempuan umumnya mengelola lahan pertanian. Tradisi ini diwariskan secara turun-temurun dan menjadi identitas budaya kampung.

 

Rangkaian acara peresmian juga diwarnai dengan penandatanganan prasasti Pendopo Bola Kaki Kampung Lenganeng serta penyerahan penghargaan kepada keluarga para mantan kepala desa yang telah berjasa membangun kampung.

 

Dalam momentum ulang tahun ke-119 ini, pemerintah daerah mendorong agar potensi budaya, pertanian, dan kerajinan pandai besi di Lenganeng terus dikembangkan menjadi ikon wisata daerah. Generasi muda diharapkan tidak hanya melanjutkan tradisi, tetapi juga berinovasi dengan teknologi agar potensi lokal memberi nilai tambah ekonomi.

 

“Dirgahayu Kampung Lenganeng ke-119. Mari bergandengan tangan, bersatu padu, dan terus bekerja sama membangun kampung tercinta demi Sangihe yang maju, mandiri, dan sejahtera,” Ungkap Thungari.

 

Acara berlangsung meriah dengan penuh sukacita, ditandai partisipasi seluruh elemen masyarakat yang menyatu dalam semangat kebersamaan.

 

(*Udy)