
Ekuatornews.com. – Kejuaraan tinju yang digelar di Kabupaten Kepulauan Sangihe semakin mendapat perhatian nasional. Hal ini terlihat dari kedatangan rombongan petinju asal Papua yang disambut langsung oleh Bupati Michael Thungari, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Jumat (10/4/2026).
Dengan senyum dan penuh sukacita, Bupati Thungari menyampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang telah menempuh perjalanan jauh untuk mengikuti kejuaraan tinju di Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang dikenal sebagai Bumi Tampungang Lawo.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa terima kasih sekaligus harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti pertandingan dengan baik dan tetap menjaga kesehatan selama berada di Sangihe.
“Saya menyampaikan selamat datang kepada semua, dan mengucapkan terima kasih karena sudah datang jauh-jauh dari Papua untuk mengikuti pertandingan tinju di sini. Semoga selama berada di Sangihe semuanya sehat-sehat, dapat mengikuti pertandingan dengan baik, dan ketika kembali nanti dalam keadaan selamat,” ujar Bupati.
Sementara itu, salah satu pelatih dari rombongan Papua menyampaikan bahwa kedatangan mereka bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara, namun lebih pada mencari pengalaman baru dan mempererat persaudaraan antar daerah melalui olahraga.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Bupati dan seluruh panitia yang sudah menyambut kami dengan penuh sukacita. Kedatangan kami ke Sangihe untuk mengikuti kejuaraan tinju bukan soal mencari juara, tetapi yang paling penting adalah mencari pengalaman yang baru,” ungkapnya.
Usai diterima secara resmi, rombongan petinju asal Papua tersebut dijamu dengan sarapan pagi bersama Bupati dan panitia. Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Michael Thungari turut membaur dan menikmati hidangan bersama para atlet dan pelatih.
Kehadiran peserta dari Papua menjadi salah satu bukti bahwa kejuaraan tinju yang digelar di Kabupaten Kepulauan Sangihe mendapat perhatian luas, sekaligus menjadi momentum mempererat persatuan serta semangat sportivitas antar daerah di Indonesia.
(*Udy)



