Kominfo dan Dinas Perpustakaan Daerah Matangkan Persiapan Penerapan Aplikasi Srikandi dalam MyASN

Sangihe49 Dilihat

Ekuatornews.com. – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mendorong percepatan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Bertempat di Dinas Perpustakaan Daerah, pada Senin (11/5/2026), Dinas Perpustakaan Daerah berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam rangka persiapan pelaksanaan Aplikasi Srikandi yang akan diterapkan melalui sistem MyASN.

Aplikasi Srikandi merupakan aplikasi resmi pemerintah yang digunakan untuk mendukung pengelolaan surat menyurat dan arsip secara digital di lingkungan instansi pemerintahan. Srikandi sendiri merupakan singkatan dari Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi.

Melalui penerapan aplikasi ini, perangkat daerah diharapkan dapat melaksanakan administrasi perkantoran secara lebih efektif dan modern, terutama dalam pengelolaan dokumen dinas serta arsip pemerintahan yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual.

Dalam pertemuan tersebut, kedua instansi membahas langkah teknis dan strategi penerapan sistem, termasuk kesiapan perangkat daerah dalam penggunaan aplikasi serta proses pendampingan yang akan dilakukan.

Sebagai langkah awal, Dinas Kominfo bersama Dinas Perpustakaan Daerah akan melaksanakan uji coba atau pilot project kepada 10 perangkat daerah. Pilot project ini bertujuan untuk memastikan sistem berjalan optimal sebelum diterapkan secara menyeluruh di seluruh perangkat daerah.

Srikandi memiliki sejumlah fungsi utama yang menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis digital, seperti pembuatan dan pengelolaan surat dinas masuk dan keluar, pengarsipan dokumen secara elektronik, hingga proses disposisi surat kepada pejabat terkait.

Selain itu, aplikasi ini juga telah disesuaikan dengan standar keamanan pemerintah, sehingga setiap dokumen dapat tersimpan dengan lebih aman dan tertib.

Tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi, penggunaan aplikasi Srikandi juga dinilai mampu mempercepat proses pelayanan internal pemerintahan karena sistemnya yang terintegrasi antar instansi. Penerapan ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam mengurangi penggunaan kertas atau paperless, yang sejalan dengan upaya pemerintah membangun birokrasi modern.

Dengan adanya kolaborasi antara Dinas Kominfo dan Dinas Perpustakaan Daerah ini, pemerintah daerah menargetkan penerapan aplikasi Srikandi dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan sistem administrasi pemerintahan yang lebih transparan, terstruktur, serta mendukung penguatan e-government di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Ke depan, setelah tahap uji coba berjalan baik, penerapan aplikasi Srikandi akan diperluas ke seluruh perangkat daerah sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan arsip pemerintahan yang profesional sesuai standar nasional dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

(*Udy)