Foto bersama usai pertemuan Kajati Sulut dengan Ketua DPD ABPEDNAS Sulut, Senin (8/6/2026).
Manado, EkuatorNews.com – Komitmen memperkuat tata kelola dan pembangunan desa di Sulawesi Utara terus diperkuat.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jakob Hendrik Pattypeilohy SH MH, menggelar pertemuan bersama Ketua DPD Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sulut, Ir. Stefanus BAN Liow MAP, di Kantor Kejati Sulut, Senin (8/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung selama dua jam tersebut membahas tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani kedua pihak saat pelantikan dan pengukuhan DPD ABPEDNAS Sulut di Auditorium Unsrat Manado pada April 2026 lalu.
Dalam kesempatan itu, Kajati Sulut Jakob Hendrik Pattypeilohy menyatakan dukungannya terhadap berbagai program yang akan dijalankan ABPEDNAS Sulut bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat.
“Kami mendukung program ABPEDNAS yang berkolaborasi dengan FISIP Unsrat. Mahasiswa juga dapat berperan sebagai relawan dalam menjaga proses demokrasi, termasuk pada pelaksanaan Pilkades,” ujar Pattypeilohy.
Sementara itu, Ketua DPD ABPEDNAS Sulut Stefanus BAN Liow menjelaskan bahwa kerja sama tersebut difokuskan pada optimalisasi pelaksanaan Program Jaga Desa guna mempercepat pemberdayaan dan pembangunan desa di Sulawesi Utara.
“PKS ini menjadi dasar bagi berbagai kegiatan bersama dalam rangka mengoptimalkan Program Jaga Desa. Tujuannya adalah memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa yang lebih baik dan berkelanjutan,” kata Liow.
Menurutnya, implementasi program akan melibatkan berbagai pihak, termasuk FISIP Unsrat Manado, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Daerah (PMDD) Sulut, serta DPD Desa Bersatu Sulut sebagai mitra strategis.
Dukungan juga datang dari Dekan FISIP Unsrat, Dr. Daud Ferry Liando MSi, dan Kepala Dinas PMDD Sulut Novita Lumintang SSTP MSi. Keduanya menyatakan kesiapan untuk bekerja bersama Kejati Sulut, ABPEDNAS Sulut, dan Desa Bersatu Sulut dalam menyukseskan Program Jaga Desa.
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Sejumlah pejabat dan akademisi turut hadir, di antaranya Asisten Intelijen Kejati Sulut Ery Yulianto SH MH, Ketua Prodi S2 Ilmu Pemerintahan FISIP Unsrat Dr. Welly Waworundeng MSi, Ketua Program Kerja Sama Prof. Stefanus Sampe PhD, serta jajaran pengurus ABPEDNAS Sulut dan Desa Bersatu Sulut.
Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan, pemberdayaan, dan pembangunan desa sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
(***/Enny)













