JUMPPA Hadir di Kaimana, 96 Persen Pelaku Usaha Perempuan Masih Andalkan Modal Pribadi

Papua Barat84 Dilihat

KAIMANA, EkuatorNews.com – Pengurus Jaringan Usaha Ekonomi Pemberdayaan Perempuan Kaimana (JUMPPA) resmi dilantik di Gedung Rehoboth, Kabupaten Kaimana, Kamis (20/8/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin Staf Ahli Bupati Kaimana Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Blasius Kilmas.

Dalam sambutannya, Blasius mengatakan JUMPPA yang diprakarsai Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kaimana menjadi wadah strategis bagi perempuan pelaku usaha untuk memperkuat jaringan, meningkatkan kapasitas, membangun kolaborasi, serta memperluas akses pasar.

“Jaringan tersebut menjadi wadah bagi perempuan pelaku usaha di Kabupaten Kaimana untuk saling terhubung, memperkuat kolaborasi, memperluas akses pasar, serta meningkatkan kapasitas dalam mengembangkan usaha,” kata Blasius.

96 Persen Pelaku Usaha Masih Andalkan Modal Pribadi

Kepala DP3A Kabupaten Kaimana, Olivia H. Ansanay, mengatakan pembentukan JUMPPA dilatarbelakangi berbagai tantangan yang masih dihadapi perempuan dalam mengembangkan usaha.

Tantangan tersebut antara lain keterbatasan akses terhadap modal dan perbankan, akses pasar yang belum optimal, pemanfaatan teknologi yang masih terbatas, minimnya kolaborasi antarpelaku usaha perempuan, serta keterbatasan pendampingan dan pelatihan.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah rendahnya literasi keuangan. Berdasarkan hasil pemetaan, sekitar **96 persen pelaku usaha masih mengandalkan modal pribadi** dan belum memiliki sistem pengelolaan keuangan yang terstruktur.

“Kondisi tersebut membuat sebagian pelaku usaha kesulitan mengetahui kondisi keuangan dan tingkat keuntungan usahanya. Sebagian besar juga belum memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha, sehingga pengelolaan arus kas dan perencanaan pengembangan usaha menjadi tidak optimal,” jelas Olivia.

Karena itu, penguatan literasi keuangan menjadi salah satu agenda utama JUMPPA. Para pelaku usaha akan didorong memahami pembukuan sederhana, pengelolaan arus kas, penyusunan laporan laba rugi, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, hingga akses permodalan formal, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dorong Produk Lokal Perempuan Kaimana Naik Kelas

Selain menjadi wadah penguatan kapasitas, kegiatan JUMPPA juga menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai produk UMKM perempuan Kaimana.

Pameran produk menampilkan beragam usaha berbasis potensi lokal, mulai dari olahan ikan dan hasil laut, tepung sagu dan turunannya, sirup serta selai buah pala, kerajinan noken, batik Kaimana, hingga berbagai produk lainnya.

Pelantikan pengurus JUMPPA menjadi langkah awal untuk membangun jaringan usaha perempuan yang lebih terstruktur, kuat, dan berkelanjutan. Pengurus periode pertama diharapkan mampu menjadi penggerak kolaborasi serta pengembangan usaha perempuan di Kabupaten Kaimana.

Program tersebut merupakan hasil kerja sama DP3A Kabupaten Kaimana dan EcoNusa dalam pemberdayaan ekonomi perempuan. EcoNusa Kaimana dan EcoNusa Wilayah Kepala Burung, Sorong, Papua Barat, turut terlibat sebagai narasumber.

Penguatan ekonomi perempuan melalui JUMPPA sejalan dengan visi Kabupaten Kaimana dalam RPJMD 2025–2029, yakni “Mewujudkan Kaimana yang Tertib, Maju, Sejahtera, Adil dan Berkelanjutan.”

Program tersebut juga mendukung tujuan jangka menengah DP3A Kabupaten Kaimana, yaitu “Meningkatnya Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak.”

Melalui JUMPPA, pemerintah berharap perempuan Kaimana semakin mandiri secara ekonomi, mampu mengelola usaha secara profesional, serta memperoleh akses yang lebih luas terhadap permodalan dan pasar.

Dalam jangka panjang, penguatan ekonomi perempuan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha, memperkuat kesejahteraan keluarga, serta meningkatkan kontribusi perempuan terhadap perekonomian daerah.

“JUMPPA diharapkan menjadi wadah strategis yang mempertemukan perempuan pelaku usaha, pemerintah, mitra pembangunan, lembaga keuangan, dan pasar untuk membangun ekosistem usaha perempuan yang lebih kuat di Kabupaten Kaimana,” ujar Olivia Ansanay.

(***/REI RUMLUS)