Musim Kemarau, Damkar Kaimana Ingatkan Warga Tak Bakar Lahan dan Sampah

Papua Barat23 Dilihat

KAIMANA, EkuatorNews.com — Pemerintah Kabupaten Kaimana melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan perkebunan dengan cara menebang dan membakar. Imbauan tersebut disampaikan menyusul masih terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kabupaten Kaimana.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kaimana, Harold Hendersep, S.H., M.Si., mengatakan pembukaan lahan dengan cara membakar dapat memicu munculnya api yang sulit dikendalikan, terutama ketika kondisi lahan dan vegetasi dalam keadaan kering.

“Jangan membakar sampah maupun rumput, karena akan berdampak kebakaran. Rumput sudah kering karena kemarau yang sudah terjadi beberapa bulan ini,” pesan Harold kepada masyarakat.

Harold menyampaikan imbauan tersebut kepada awak media usai melakukan pemadaman lahan yang terbakar di kawasan Lingkaran Tanjung Simora Kaimana, Rabu (16/9/2026).

Menurut Harold, kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di beberapa titik di wilayah Kabupaten Kaimana. Sejumlah lokasi yang terdampak berada di Distrik Arguni Atas, di antaranya Kampung Kensi dan Kampung Wermura.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, mengingat cuaca kering dapat membuat api lebih cepat menyebar. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi menjadi sumber munculnya api.

Selain melarang pembukaan lahan dengan cara dibakar, Harold juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah maupun rumput di sekitar lingkungan.

Menurutnya, pembakaran yang dilakukan tanpa pengawasan dapat berisiko merembet ke area lain, terlebih kondisi rumput dan lahan di sejumlah wilayah Kaimana saat ini telah mengering akibat musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.

“Jangan membakar sampah maupun rumput,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kondisi vegetasi yang kering membuat api lebih mudah menjalar apabila terjadi pembakaran. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran terbuka, baik untuk membuka kebun maupun membersihkan lingkungan.

Harold menegaskan bahwa upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam kebakaran. Peran serta masyarakat sangat diperlukan, terutama dalam menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kaimana berharap masyarakat dapat meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan selama musim kemarau. Menghindari pembakaran lahan, sampah, dan rumput dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kebakaran meluas di wilayah Kaimana.

Dengan kondisi cuaca yang masih kering, masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum api meluas.

(REI RUMLUS)