Foto ist.
Manado, EkuatorNews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado.
Kali ini, Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (Himsifor) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) berhasil menembus ajang nasional Abdidaya 2026.
Tim Himsifor menjadi satu-satunya perwakilan UNSRAT yang lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun 2026.
Tak hanya lolos pendanaan, tim ini juga berhasil melangkah ke ajang Abdidaya tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Makassar pada 21–25 Oktober 2026.
Dalam program tersebut, mahasiswa Himsifor mengangkat gagasan bertajuk Revitalisasi Tata Kelola Destinasi Wisata Ekokultural Berbasis Pendekatan Quadruple Helix.
Program ini menitikberatkan pada kolaborasi empat unsur, yakni masyarakat, pemerintah, akademisi, dan pihak swasta untuk mengembangkan potensi wisata ekokultural. Salah satu fokus kegiatannya adalah mengaktifkan kembali Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Menariknya, program tersebut bukan hanya sebatas gagasan di atas kertas. Para mahasiswa telah melakukan pendampingan dan kerja nyata selama beberapa bulan di Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara.
Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan Pemerintah Desa Tumaluntung di bawah kepemimpinan Hukum Tua Richard Kamagi, SH.
Ketua tim kerja 2026, Dr. Drs. Nikson Kawung, mengungkapkan bahwa dukungan pimpinan universitas menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan tim Himsifor hingga berhasil melangkah ke tingkat nasional.
Ia menyebut Plt Rektor UNSRAT melalui Plt Wakil Rektor III, Prof. Ir. Arthur Pinaria, M.P., Ph.D., serta Kepala Biro Akademik William Pangemanan, turut memberikan perhatian dan memantau perkembangan program mahasiswa.
Menurutnya, Prof. Arthur juga aktif memberikan motivasi kepada mahasiswa agar terus mengembangkan inovasi dan kreativitas selama menjalankan program di lapangan.
Dukungan serupa datang dari Dekan FMIPA UNSRAT, Dr. Gerald Hendrik Tamuntuan, S.Si., M.Si., yang turut mendukung langkah mahasiswa dalam mengembangkan program pemberdayaan masyarakat tersebut.
Capaian Himsifor ini sekaligus melanjutkan catatan positif UNSRAT dalam ajang Abdidaya. Pada 2023, tim BEM PPK Ormawa Fakultas Pertanian berhasil meraih satu medali emas di Jember, Jawa Timur.
Prestasi kembali ditorehkan pada 2024 saat UNSRAT membawa pulang enam medali dari ajang yang berlangsung di Universitas Udayana, Bali, masing-masing dua emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Setelah tidak berpartisipasi pada 2025, tahun ini UNSRAT kembali hadir melalui tim Himsifor FMIPA.
Keikutsertaan ini menjadi bukti bahwa kreativitas mahasiswa tidak hanya berhenti di lingkungan kampus. Melalui inovasi dan kolaborasi langsung dengan masyarakat, mahasiswa juga mampu menghadirkan solusi bagi pengembangan potensi desa.
Kini, Himsifor FMIPA membawa nama UNSRAT ke panggung nasional dengan harapan dapat kembali menorehkan prestasi sekaligus memperkenalkan inovasi pengembangan wisata berbasis potensi lokal.
(***/Enny)





















