Foto bersama peserta dan pemateri Training of Trainers (ToT) Penguatan Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara, Pineleng.
Minahasa, EkuatorNews.com – Kegiatan Training of Trainers (ToT) Penguatan Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bersinergi dengan Pemerintah Desa memasuki hari kedua, Jumat (28/8/2026), di Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara, Pineleng.
Memasuki hari kedua, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WITA ini dikemas lebih interaktif melalui metode Micro Teaching.
Sejumlah pelatih tampil menyajikan materi sekaligus mempraktikkan bagaimana pembekalan nantinya diberikan kepada para anggota BPD di berbagai daerah.
Mereka yang tampil di antaranya Luki Kasenda, SE, M.Si, Dr. Dani R. Pinasang, SH, M.Hum, Dr. Welly Waworundeng, M.Si, Yelly Paendong, SE, MM, Ak, CA, serta Dr. Magdalena Wullur, SE, MM, MAP, CMILT, AIFO.
Setiap penyajian kemudian mendapatkan catatan, evaluasi dan masukan dari para instruktur bersertifikat nasional, yakni Jones Oroh, S.IK, MAP, Frangky Mandagi, SE, Meivy Mirah, SE, M.Kom dan Grace Sangian, SE, M.Si.
Kepala BPMP Sulut Febry Dien, ST, M.Inf. Tech (MAN), juga turut memberikan pembekalan kepada para peserta.
Menariknya, pada hari kedua ini sejumlah Kepala Desa, Sekretaris Desa dan Ketua BPD ikut dihadirkan.
Mereka berasal antara lain dari Desa Pineleng Dua, Sea Satu, Sea Mitra, Sea Induk dan Warembungan.
Kehadiran para perangkat desa dan pimpinan BPD ini membuat sesi pembelajaran menjadi semakin hidup. Mereka tak hanya menerima materi, tetapi ikut memberikan pandangan, pendapat serta masukan berdasarkan pengalaman yang dihadapi langsung di desa.
Hal ini menjadi penting karena mulai September 2026 mendatang, pembekalan dan pelatihan bagi BPD direncanakan mulai dilaksanakan di sejumlah kecamatan dan kabupaten di Sulawesi Utara.
Kegiatan dua hari ini dihadiri sekaligus dipimpin langsung Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara, Ir. Stefanus BAN Liow, MAP, didampingi Sekretaris DPD ABPEDNAS Sulut Jakried K. Maluenseng, M.Sc.
ToT dengan tema “Penguatan Peran BPD Bersinergi Dengan Pemerintah Desa” ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi pelaksanaan Program Jaga Desa Kejaksaan Tinggi Sulut. Kegiatan dilaksanakan DPD ABPEDNAS Sulut bersama BPMP Sulut, Pemerintah Provinsi Sulut, FISIP Unsrat Manado dan DPD Desa Bersatu Sulut.
Menutup kegiatan, Stefanus BAN Liow mengatakan, ToT ini diharapkan tidak berhenti sebatas kegiatan pelatihan, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kapasitas BPD di Sulawesi Utara.
“Harapan kami kegiatan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia BPD, sehingga mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal,” ujar Stefanus.
Menurutnya, BPD memiliki peran penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif, transparan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Senator Stefa, yang juga merupakan Ketua DPD Desa Bersatu Sulut dan Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI, menekankan pentingnya sinergi antara BPD dan Pemerintah Desa.
“Dengan sinergi yang baik antara BPD dan Pemerintah Desa, pembangunan desa dapat berjalan semakin efektif serta mampu mewujudkan desa yang maju, mandiri dan sejahtera,” tuturnya.
ToT yang berlangsung 27–28 Agustus 2026 ini diikuti calon pelatih bersertifikat dengan lisensi dari BPMP Sulut. Para peserta di antaranya Dr. Magdalena Wullur, Dr. Dani R. Pinasang, Yelly Paendong, Luki Kasenda, Sonny Pondalos, WS. Sofyan Jimmy Yosady, James Karinda, Ns. Gresty Natalia Masi, Dr. Christy Natalia Rondonuwu, Dr. Luki Dotulong dan Dr. Welly Waworundeng.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ir. Miky JL Wenur, MAP dan Wanda Albasakran, SE.
Dengan selesainya ToT ini, para peserta diharapkan siap menjadi penggerak pembekalan BPD di berbagai wilayah Sulawesi Utara, sehingga hubungan kerja BPD dan Pemerintah Desa ke depan bisa semakin solid dan produktif.
(***/Enny)



















