Cegah Gangguan Kamtibmas, Wali Kota Manado Minta Lurah dan Ketua Lingkungan Pendataan Potensi Pembawa Sajam

Wali Kota Andrei Angouw menyoroti peran penting Kepala Lingkungan (Pala) dan Lurah dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan di wilayah masing-masing, termasuk maraknya penggunaan senjata tajam (sajam) dan perilaku yang memicu keributan.

Manado, EkuatorNews.com — Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menegaskan pentingnya langkah preventif dari aparat kewilayahan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Pendapatan Daerah Kota Manado sekaligus Launching Pelayanan Digital PBB di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Senin (7/9/2026).

Dalam arahannya, Andrei menyoroti peran penting Kepala Lingkungan (Pala) dan Lurah dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan di wilayah masing-masing, termasuk maraknya penggunaan senjata tajam (sajam) dan perilaku yang memicu keributan.

“Jangan nanti ada kejadian pembunuhan atau perkelahian, baru Kepala Lingkungan mengisi data potensi sajam. Masa tidak tahu sebelumnya? Kita akan cari Ketua Lingkungan yang seperti ini,” tegas Andrei.

Ia meminta seluruh pihak kecamatan dan kelurahan aktif memperbarui data potensi kerawanan sosial di wilayahnya secara berkala.

Data tersebut mencakup warga yang berpotensi membawa senjata tajam, berpotensi mabuk-mabukan, sering membuat onar, hingga pengguna knalpot brong yang meresahkan masyarakat.

“Data ini penting karena kita serahkan ke pihak Polres. Dari total sekitar 1.100 potensi pembawa sajam yang terdata, ada sekitar 200-an yang masuk kategori sangat berpotensi. Kita menitipkan ke Kapolres untuk mewaspadai dan kalau perlu dilakukan penggeledahan,” ujarnya.

Andrei juga menekankan agar penindakan terhadap pelaku pembawa senjata tajam dilakukan secara tegas dengan menggunakan Undang-Undang Darurat demi memberikan efek jera.

“Melalui pemanfaatan data yang akurat dan terintegrasi, diharapkan camat dan lurah dapat memantau kondisi wilayahnya secara menyeluruh, baik dari segi pemetaan kemiskinan ekstrem maupun pemetaan potensi gangguan ketertiban umum,” tandasnya.

(Enny)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan