Masyarakat Telah Mengkonsumsi Hasil Padi Yang Ditanam, Kadis Alexander Furay: Pengembangan Akan Terus Dilakukan

Papua Barat128 Dilihat
“Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan dan Pertanian Alexander Furay”

KAIMANA, EkuatorNews.com – Masyarakat di Kampung-kampung yang menanam padi telah mengkonsumsi hasil panen yang ditanam.

Hal ini dikatakan langsung, Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan dan Pertanian Alexander Furay saat ditemui awak media EkuatorNews.com, Kamis (9/4/2026).

“Masyarakat di Kampung-kampung yang kemarin menanam padi sudah mengkonsumsi beras dari hasil yang mereka tanam dan mereka sudah tidak ke kota untuk membeli beras,” ujar Kadis Alexander Furay.

Lebih lanjut, Alexander Furay membeberkan, bisa disimpulkan ketahan pangan di Kampung dapat tercapai untuk triwulan.

“Sekarang masyarakat yang melakukan pengembangan padi sudah masuk tahap pengembangan lanjutan, salah satunya di Kampung Nagura,” beber Alex sapaan Alexander Furay.

“Nagura menjadi salah satu Kampung yang bagus dalam melakukan pengembangan padi, Nagura juga ditetapkan sebagai sentra padi untuk wilayah Arguni Bawah,” sambungnya.

Alex Furay melanjutkan, secara bertahap Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian akan memulai juga untuk pengembangan padi di wilayah Distrik Buruway dan Etna.

“Untuk wilayah Buruway, Kambala akan menjadi sentra padi dan Avona untuk wilayah Distrik Etna, sedangkan Distrik Yamor, kita akan usahakan Tahun depan menjadi prioritas dengan mempelajari hasil Musrenbang apa yang dibutuhkan untuk sektor pertanian di Yamor,” ungkapnya.

Alex Furay juga menyebutkan, kendala yang dihadapi di hampir semua Kampung itu sama yakni hama dari hewan berkaki empat (BABI).

“Kami telah mengusulkan untuk melakukan pencegahan dengan membuat selokan berukuran besar agar mencegah hama tersebut,” ucapnya.

“Selokan berukuran besar bisa banyak manfaat seperti jerat, bisa menjadi saluran air bagi kebun, penangkaran ikan dan tempat untuk tumbuhan pertanian yang tumbuh di air,” tandasnya. (REI)