Rapat pelaksanaan Asesmen Pemerintahan Digital yang dipimpin langsung Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, SH, di Kantor Dinas Kominfo, Selasa (6/10/2026).
Sangihe, Ekuatornews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai mematangkan langkah menuju penerapan Pemerintahan Digital secara menyeluruh.
Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah (Kominfo) ditetapkan sebagai pilot project dalam pelaksanaan asesmen Pemerintahan Digital di lingkungan Pemkab Sangihe.
Langkah awal tersebut ditandai dengan rapat pelaksanaan Asesmen Pemerintahan Digital yang dipimpin langsung Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, SH, di Kantor Dinas Kominfo, Selasa (6/10/2026).
Rapat ini menjadi bagian dari persiapan sebelum asesmen diterapkan secara bertahap pada seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Penetapan Dinas Kominfo sebagai pilot project dimaksudkan untuk menguji kesiapan mekanisme, instrumen penilaian, hingga kelengkapan bukti dukung yang nantinya akan digunakan oleh Perangkat Daerah lainnya.
Menariknya, proses asesmen tersebut dikembangkan melalui aplikasi digital. Dengan sistem ini, pengisian instrumen, penyampaian bukti dukung, proses verifikasi, pemantauan hasil, hingga identifikasi aspek yang masih perlu diperbaiki dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan terdokumentasi.
Penerapan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Sangihe menyesuaikan pelaksanaan evaluasi Pemerintahan Digital dengan Peraturan Menteri PANRB Nomor 8 Tahun 2026 tentang Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital.
Dalam regulasi tersebut, evaluasi dilakukan melalui sejumlah tahapan, antara lain Penilaian Mandiri, Penilaian Dokumen, dan Penilaian Interviu. Apabila diperlukan, proses evaluasi juga dapat dilanjutkan melalui Penilaian Visitasi.
Melalui pelaksanaan pilot project ini, tim asesmen diharapkan dapat memperoleh gambaran nyata mengenai kesiapan organisasi sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin muncul, khususnya dalam pengumpulan data dan bukti dukung.
Hasil dari proses tersebut nantinya menjadi bahan untuk menyempurnakan aplikasi, instrumen, serta mekanisme asesmen sebelum diterapkan pada seluruh Perangkat Daerah.
Ronald Lumiu menegaskan bahwa pilot project tersebut tidak semata-mata dimaknai sebagai proses penilaian, tetapi menjadi bagian dari pembelajaran dan perbaikan internal.
Menurutnya, hal terpenting adalah memastikan seluruh Perangkat Daerah nantinya memiliki pemahaman dan standar yang sama dalam melaksanakan asesmen Pemerintahan Digital.
“Dari Kominfo sebagai pilot project, kita sempurnakan mekanismenya, kemudian diterapkan secara bertahap kepada seluruh Perangkat Daerah menuju Pemerintahan Digital Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ujar Ronald.
Setelah tahapan pilot project selesai dan instrumen maupun aplikasi dinyatakan siap, asesmen akan dilanjutkan secara bertahap kepada seluruh Perangkat Daerah di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Dengan sistem asesmen berbasis aplikasi, Pemkab Sangihe diharapkan mampu membangun proses evaluasi Pemerintahan Digital yang lebih terukur, transparan, terdokumentasi, dan berkelanjutan.
Langkah ini sekaligus diharapkan dapat memperkuat transformasi digital pemerintahan serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
(*udy)


















