Vanda Sarundajang Lantik Pramuka Manado, Andrei Angouw Ambil Janji, Irene Pinontoan Nahkodai Kwarcab

Andrei Angouw menyematkan lencana kepada Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Manado, Irene Golda Pinontoan disaksikan Ketua Kwarcab Sulut, Vanda Sarundajang. 

Manado, EkuatorNews.com – Gerakan Pramuka Kota Manado resmi memasuki babak baru.

Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Cabang (Kwarcab), serta Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kota Manado masa bakti 2025–2030 resmi dilantik, Senin (26/1/2026).

Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado dan dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Utara, Kakak Vanda Sarundajang.

Pelantikan diawali dengan pengucapan Janji Pramuka Tri Satya oleh Ketua Mabicab Manado, Kakak Andrei Angouw, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Manado.

Janji tersebut dipandu langsung oleh Kakak Vanda Sarundajang, lalu dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar oleh Kakak Andrei Angouw.

Selanjutnya, dilakukan pelantikan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Manado masa bakti 2025–2030 yang diketuai oleh Rahman Mangopa.

Tak berhenti di situ, Kakak Andrei Angouw kemudian melantik Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Manado masa bakti 2025–2030, dengan Kakak Irene Golda Pinontoan sebagai ketua.

Momen pelantikan berlangsung khidmat namun penuh semangat. Dalam sesi tanya jawab, seluruh pengurus Kwarcab yang dilantik menjawab serempak dan tegas setiap pertanyaan dari Ketua Pembimbing.

“Bersedia,” jawab para pengurus secara bersamaan.

Diketahui, hampir seluruh pengurus yang dilantik merupakan ASN Pemerintah Kota Manado, yang diharapkan mampu memperkuat sinergi pembinaan generasi muda di daerah.

Dalam sambutannya, Kakak Vanda Sarundajang menegaskan bahwa jabatan yang diemban para pengurus bukan sekadar posisi struktural semata.

“Atas nama Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Utara, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh anggota Kwarcab yang baru saja dilantik. Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi memiliki tanggung jawab moral yang besar,” ujarnya.

Menurut Vanda, masa depan generasi muda, khususnya di Kota Manado, berada di pundak para pembina Pramuka.

“Pramuka bukan hanya soal tepuk tangan, bukan hanya soal seragam yang gagah, atau nostalgia masa siaga, penggalang, dan penegak. Ini bukan sekadar latihan pasang tenda,” tegasnya.

Ia menambahkan, esensi utama Pramuka adalah membentuk karakter generasi muda agar tumbuh menjadi insan yang beriman, berakhlak mulia, serta cinta tanah air, sebagaimana tertuang dalam Dasar Darma dan Tri Satya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran Gerakan Pramuka Kota Manado dalam membina generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing ke depan.

(Enny)